GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Registrasi Lancar Tapi Kuliah Macet, Orang Tua Mahasiswa Undarma: Dulu Janji Manis Beasiswa, Sekarang Roster Saja Dikunci

Registrasi Lancar Tapi Kuliah Macet, Orang Tua Mahasiswa Undarma: Dulu Janji Manis Beasiswa, Sekarang Roster Saja Dikunci

Registrasi Lancar Tapi Kuliah Macet, Orang Tua Mahasiswa Undarma: Dulu Janji Manis Beasiswa, Sekarang Roster Saja Dikunci


‎SOE, NTT – Implementasi hak pendidikan mahasiswa di Universitas Karyadarma (Undarma) Kupang kini menjadi sorotan publik. Sejumlah orang tua mahasiswa menyatakan kekecewaan mendalam atas keterlambatan jadwal perkuliahan tahun akademik 2026 yang dinilai tidak menentu, di saat perguruan tinggi lain justru telah memasuki masa libur semester.

‎Berdasarkan investigasi lapangan di Kota Soe, Senin (16/3/2026), keresahan muncul dari para orang tua yang merasa hak pendidikan anak-anak mereka terabaikan meskipun kewajiban administrasi telah dipenuhi.

Seorang ibu rumah tangga sekaligus pedagang lapak harian di Soe, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan bahwa anaknya hingga kini belum kembali ke Kupang lantaran belum adanya jadwal kuliah atau roster dari pihak kampus. Ia mengaku kondisi ini merupakan pengulangan dari kendala yang terjadi pada tahun 2025.

‎”Mahasiswa dari kampus lain sudah libur, tapi mereka belum kuliah. Kita registrasi lancar, tapi kenapa dosen belum keluarkan jadwal? Muncul informasi kalau dosen tidak akan keluarkan jadwal jika tidak dibayar (gaji). Itu kan urusan internal kampus, kenapa anak kami yang jadi korban?” tegasnya.

Selain masalah roster, ia juga menyoroti janji beasiswa yang diberikan pihak kampus saat awal pendaftaran. Menurutnya, setelah berjalan dua tahun, janji tersebut tidak kunjung terealisasi, sehingga ia harus bekerja keras di lapak sayur untuk membiayai kuliah anaknya secara mandiri.

‎”Dulu dijanjikan beasiswa, tapi sampai sekarang tidak ada. Akhirnya saya usaha lapak untuk bantu-bantu karena sudah terlanjur kuliah di sana” ungkapnya.

‎Senada dengan orang tua, mahasiswa yang bersangkutan mengonfirmasi bahwa meskipun roster nantinya diterbitkan, efektivitas perkuliahan seringkali rendah. Kendala finansial yang dialami tenaga pendidik disinyalir menjadi akar persoalan.

‎”Sama saja, meskipun roster keluar, kadang kami tidak kuliah juga. Dosen beralasan bensin tidak ada karena belum gajian. Mereka masuk hanya karena kasihan pada kami saja. Kalau hak dosen sudah diterima, kampus baru terlihat ramai dan perkuliahan berjalan normal” jelas mahasiswa tersebut.

Pastikan Keamanan Ibadah Minggu Paskah, Kabag Ops Polres Ende Pantau Langsung Personel di Lapangan

Situasi ini kontras dengan perbandingan yang datang dari lingkungan sekitar.
‎Beberapa tetangga yang memiliki anak di institusi lain seperti STIKOM dan UPG 1945 menyebutkan bahwa proses akademik di tempat mereka berjalan tepat waktu dan tanpa kendala operasional serupa. Hal ini memicu rencana keluarga untuk memindahkan anak mereka ke perguruan tinggi lain demi kepastian masa depan, terutama untuk jurusan kependidikan.

‎Upaya Konfirmasi dan Keseimbangan Informasi

‎Sesuai dengan Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik mengenai keberimbangan berita (cover both sides), media ini tengah berupaya melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak Rektorat Universitas Karyadarma (Undarma) Kupang serta Yayasan penyelenggara.

‎Upaya konfirmasi ini diperlukan untuk mengklarifikasi beberapa poin krusial, di antaranya:

‎1. Penyebab keterlambatan penerbitan roster kuliah tahun 2026.

‎2. Tanggapan pihak kampus terkait isu penunggakan hak (gaji) dosen yang berdampak pada kegiatan akademik.

‎3. Klarifikasi mengenai mekanisme penyaluran beasiswa yang dikeluhkan oleh orang tua mahasiswa.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu jawaban resmi dari pihak kampus Undarma Kupang guna memberikan ruang penjelasan yang adil dan transparan bagi publik, khususnya bagi para orang tua mahasiswa yang telah menitipkan masa depan anak-anak mereka di lembaga tersebut. (DS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *