Asten Bait Serukan Semangat Perubahan di SMA Nusa Timor Kiuoni, kecamatan Fatuleu, kabupaten Kupang
Oleh Asten Bait
PELITADESANTT.COM – Pada hari ini 14 April 2026, bertempat di aula sekolah SMA Nusa Timor, Di Desa Kiuoni, kecamatan Fatuleu, kabupaten Kupang, kembali lagi saya hadir sebagai motivator pendidikan
Bagi saya pendidikan wajib untuk terus diserukan di pelosok-pelosok daerah untuk dapat diakses oleh semua orang terlebih teman-teman kita yang ada di pedalaman
Hari ini banyak dari kita menggaungkan perubahan baik itu dalam skala Nasional maupun daerah, tetapi apakah kita sudah saling menopang dalam memberi motivasi pendidikan untuk sesama atau tidak.

Bagi saya pendidikan merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh Negara dan hal itu saya itu wajib untuk kemudian kita saling mendorong sehingga anak-anak desa memiliki motivasi untuk mengakses pendidikan itu sendiri
Dalam diskusi kami, saya membakar semangat mereka dengan mengatakan masa depan bangsa ini dalam dalam tanggung jawab Pemuda-pemudi hari ini atau kita sendiri, Jika kita kita sebagai pemuda hari ini tidak berpikir untuk mengangkses pendidikan maka bagaimana kita mampu bersaing kedepan
Anak desa tidak boleh kalah dengan mereka yang hari ini berada di kota dan jangan jadikan keterbatasan finansial menjadi faktor penghambat pendidikan, karna pendidikan hari ini dalam diakses oleh siapapun tanda memandang dari mana kita berasal.

Yang terpenting untuk ditanamkan oleh kita anak-anak dari desa hari ini ada harus memiliki tekat yang kuat, semangat perubahan dengan mengetahui siapa kita dan dari mana kita berasal itu menjadi kunci sukses.
Karna bagi saya seseorang akan berjuang jika ia mengetahui siapa dirinya, dan dari mana ia berasal karna itu yang akan membakar semangat juga seseorang dalam meraih cita-cita.
Saya berpesan juga Agar kedepannya anak-anak desa wajib untuk melihat peluang-peluang yang sementara ada agar dimanfaatkan sehingga, Pemuda-pemudi dapat mampu Hadir untuk memberikan kontribusi terhadap masyarakat melalui pikiran serta tindakan nyata.
Selain saya memberikan motivasi kepada siswa-siswi disna saya juga sempat melihat keadaan sebuah sekolah Dasar (SD) yang juga satu lokasi dekat SMA Nusa timur, yaitu SD Negeri Saijaob.

Kondisi sekolah tersebut sungguh sangat memperihatinkan karna fasilitas yang digunakan disna sudah rusak dan bahkan disana juga karena Masi keterbatasan fasilitas seperti gedung, maka adik-adik siswa-siswi SD negeri Saijaob di desa kiuoni masih beraktifitas menggunakan salah satu gedung darurat yang Masi menggunakan dinding
Saya juga sempat bercerita dengan guru-guru disna bahwa ternyata di sekolah tersebut Masi banyak membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah kabupaten melalui dinas pendidikan kabupaten Kupang
Dalam diskusi kami, para guru disna mengatakan gedung sekolah yang digunakan saat ini telah dibangun sejak 2010 lalu namun tak kunjung diperbaiki saat gedung tersebut telah mengalami kerusakan.

Selain itu para guru-guru disna juga keluhkan kekurangan tenaga pengajar yakni guru, bahkan sekolah tersebut juga tersebut belum tersentuh atau terlalu program pemerintah pusat yakni makan bergizi gratis (MBG)
Hal sedemikian terkait kekurangan guru tidak hanya dialami di SD negeri Saijaob, tetapi di beberapa sekolah dasar juga seperti SD negeri Tuapukan di Desa Ekateta, kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang
Dalam melihat kondisi seperti demikian yang dialami oleh sekolah tersebut maka bagi saya betapa tidak adanya nurani pemerintah daerah kabupaten hari ini, menggunakan dana daerah untuk melakukan kegiatan-kegiatan serimonial lalu lupa dengan masa depan bangsa, bahkan yang telah diatur dalam konstitusi bahwa pendidikan merupakan hak dasar masyarakat kecil
Saya berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk pendidikan di kabupaten Kupang, karna hari ini kita tidak bisa wujudkan impian kita yakni kabupaten Kupang Emas Jika generasi penerus bangsa Tidak diperhatikan
Selain pendidikan, perlu diketahui bahwa infrastruktur jalan di desa kiuoni, kecamatan Fatuleu, kabupaten Kupang ini juga masih sangat memprihatikan, sehingga saya harapkan adanya keberpihakan Anggaran untuk pedalaman-pedamaman fatuleu. ***




Komentar