Langkahi Birokrasi Anggaran, Bupati Sikka Pakai Uang Pribadi Pasang Starlink di Sekolah Pelosok
MAUMERE, NTT – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, mengambil langkah non-konvensional demi memutus rantai isolasi digital di sektor pendidikan. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Juventus merogoh kocek pribadi untuk menyediakan layanan internet satelit Starlink bagi sekolah-sekolah di wilayah blank spot.
Dua sekolah yang menjadi sasaran perdana intervensi ini adalah SD Pau Klor di Desa Pruda, Kecamatan Waiblama, dan SDI Mage Lo’o di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda. Penyerahan perangkat di SDI Mage Lo’o pada Senin (20/4/2026). Menjadi titik balik bagi siswa yang selama ini terisolasi dari akses informasi digital.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas persoalan klasik pendidikan di pelosok Sikka. Selama ini, ketiadaan jaringan internet memaksa siswa meninggalkan sekolah dan mendaki perbukitan hanya untuk mencari sinyal demi mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) atau Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Di era digital saat ini, internet bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar dalam dunia pendidikan. Pemerintah harus hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan jaringan” tegasnya.
Pengurus PSI Pusat sekaligus mantan Ketua PMKRI Pusat ini menyebut bahwa penggunaan dana pribadi merupakan pilihan realistis untuk mempercepat solusi tanpa harus menunggu birokrasi anggaran yang memakan waktu. Menurutnya, hak anak-anak pedalaman atas pendidikan berbasis digital tidak boleh tertunda oleh persoalan teknis dan fiskal daerah.

Kehadiran internet satelit ini memungkinkan aktivitas belajar mengajar berbasis daring kini bisa dilakukan langsung dari dalam ruang kelas. Para guru pun kini memiliki akses luas terhadap sumber pembelajaran digital yang sebelumnya mustahil diakses.

Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederico, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Very Awales, serta jajaran pengawas pendidikan. Langkah Bupati Juventus ini diharapkan menjadi pemantik bagi percepatan eliminasi wilayah tanpa sinyal di Kabupaten Sikka secara bertahap.(DS)***




Komentar