GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Undana Kawal Studi Kelayakan DOB Kabupaten Pantar

Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Undana Kawal Studi Kelayakan DOB Kabupaten Pantar

Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Undana Kawal Studi Kelayakan DOB Kabupaten Pantar

KUPANG, NTT – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan di wilayah pelosok melalui pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pantar. Komitmen ini diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dan Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., di Ruang Rapat Rektor, Senin (20/4/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Alor untuk mendapatkan landasan akademis yang kuat guna mengusulkan pemekaran wilayah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Intervensi Riset dan Pengembangan SDM

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada dokumen administratif, tetapi akan menyentuh aspek Tridarma Perguruan Tinggi secara konkret. Ia menjanjikan prioritas program bagi Kabupaten Alor, serupa dengan intervensi anggaran sebesar Rp1 miliar yang telah dilakukan Undana di delapan kabupaten/kota lain di NTT tahun ini.

(Rektor UNDANA Prof. Dr. Ir. Jefri S Bale, ST.,M.Eng akan memprioritaskan intervensi anggaran sebesar Rp1 miliar untuk Kab.Alor, seperti yang telah dilakukan Undana untuk delapan kabupaten/kota lain di NTT tahun 2026)

Atasi Tantangan Geografis melalui Pemekaran

Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, menjelaskan bahwa topografi Alor yang bergunung dan terdiri dari banyak pulau menjadi tantangan utama dalam pemerataan pembangunan. Oleh karena itu, kehadiran DOB Pantar dipandang sebagai solusi mendesak untuk memperpendek rentang kendali pelayanan publik.

Pj. Sekda Alor, Obet Bolang, S.Sos., M.AP., menambahkan bahwa Undana sebenarnya telah mendukung studi kelayakan Pantar sejak satu dekade lalu sebelum terhenti akibat moratorium nasional. Saat ini, dengan adanya infrastruktur penunjang seperti pelabuhan di Bakalang dan Baranusa, serta keberadaan Bandara Pulau Pantar, usulan DOB dinilai sudah sangat layak secara sosial dan ekonomi.

Peluang Kelas Jauh dan Riset Lapangan

Plt. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., mengungkapkan bahwa kolaborasi ini juga membuka peluang pembukaan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Alor sesuai regulasi terbaru.

Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., menjelaskan tentang kehadiran DOB Pantar sebagai solusi pelayanan publik
Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., menjelaskan tentang kehadiran DOB Pantar sebagai solusi pelayanan publik
(Plt. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menyatakan kesiapan UNDANA dalam kolaborasi penyelenggaraan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Alor)

Secara teknis, kedua pihak akan segera membentuk tim studi kelayakan melalui Surat Keputusan (SK) resmi agar kajian mendalam mengenai potensi dan kesiapan Kabupaten Pantar dapat segera diselesaikan. Langkah ini mempertegas peran Undana sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian wilayah berbasis riset dan perencanaan yang terukur. (ref)

Jelajahi Flores, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Tebar Inspirasi lewat “Kemah Kerja Berdampak”

Editor : Ollien Manggol – Foto : Aisah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *