GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Sinergi Undana dan PT ABP: Bangun Ekosistem Peternakan Modern Senilai US$45 Juta di NTT

Sinergi Undana dan PT ABP: Bangun Ekosistem Peternakan Modern Senilai US$45 Juta di NTT

Sinergi Undana dan PT ABP: Bangun Ekosistem Peternakan Modern Senilai US$45 Juta di NTT

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Amana Bina Petani (ABP) untuk mentransformasi sektor peternakan dan pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi industri modern yang terintegrasi. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan ekosistem dari hulu ke hilir, mulai dari perbaikan bibit, produksi pakan, hingga pengolahan hasil ternak berbasis teknologi.

Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Senin (11/5/2026), PT ABP memaparkan rencana investasi jangka panjang di wilayah Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Proyek ambisius di atas lahan seluas 3.000 hektar tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daratan Timor.

Investasi Hulu ke Hilir dan Pemberdayaan Petani

CEO PT Amana Bina Petani, Ayub (Joseph) Karimi, mengungkapkan bahwa perusahaan menyiapkan investasi sebesar US$45 juta atau sekitar Rp720 miliar untuk membangun tiga fasilitas utama: pabrik pengolahan susu, rumah potong hewan modern, serta pabrik pakan ternak dan ikan. PT ABP menargetkan populasi sapi perah mencapai 5.000 ekor pada tahun 2034, disamping pengembangan sapi jenis Brahman dan Sahiwal.

“Konsep kami bukan sekadar industri skala besar, tetapi juga pola kemitraan. Kami menyediakan bibit dan pelatihan, lalu membeli kembali hasil ternak petani lokal untuk diproses di packing center perusahaan. Ini akan memperkuat posisi NTT sebagai eksportir daging dan susu yang kompetitif,” jelas Joseph.

Lepas Peserta Kukerta UPG 1945 NTT, Gubernur Melki Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di NTT

Undana Sebagai Mitra Riset dan Pengembang SDM

Dalam skema kolaborasi ini, Undana memegang peran krusial sebagai penyedia sumber daya manusia (SDM), pusat riset, dan inovator teknologi pertanian lahan kering. PT ABP berkomitmen melibatkan mahasiswa Undana dalam program magang yang dibimbing langsung oleh tenaga ahli internasional, serta menyediakan beasiswa studi ke luar negeri bagi talenta lokal berprestasi.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, visi PT ABP sangat selaras dengan keunggulan akademik Undana di bidang lahan kering kepulauan dan pengembangan pakan berbasis sumber daya lokal.

“Kerja sama ini adalah jembatan penting bagi hilirisasi riset kampus. Inovasi yang dihasilkan pakar dan mahasiswa Undana kini memiliki wadah implementasi praktis dalam skala industri besar,” ujar Prof. Jefri.

Target Operasional dan Dampak Ekonomi

Proyek ini dijadwalkan memulai tahapan groundbreaking pada tahun 2026. Produksi skala kecil ditargetkan mulai berjalan pada 2028, sementara kapasitas produksi penuh secara industri diharapkan tercapai pada 2034.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak segera menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menciptakan efisiensi industri, tetapi juga mempertegas posisi Undana sebagai Global Center of Excellence di bidang lahan kering yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. (FnT)

Jelajahi Flores, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Tebar Inspirasi lewat “Kemah Kerja Berdampak”

Editor : Ollien Manggol – Foto : Nur Merlianti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *