Aksi Kemanusiaan : UNIVERSITAS FLORES ENDE
Cura hujan dan debit air yang tinggi telah mempora-porandakan wilayah kampung dan pemukiman warga masyarakat Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (8-9/9/2025).
Tingginya curah hujan mengakibatkan banjir bandang sungai Malasawu Mauponggo. Dampak banjir bandang mengakibatkan beberapa pemukiman warga hancur dan rusak parah serta memakan korban.
Berdasarkan data penelusuran Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat tiga (3) orang korban meninggal dunia serta empat orang yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
Di selimuti rasa duka, tangisan dan kesedihan masyarakat Kecamatan Mauponggo pasca dilanda banjir bandang, Universitas Flores Ende, Nusa Tenggara Timur melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian dan kasih dengan menyalurkan beberapa bantuan kemanusiaan kepada warga masyarakat Mauponggo.

Rektor Universitas Flores : Dr. Willybrordus Lanamana, S.E., M.M.A Penyerahan Bantuan Kemanusiaan (Foto : Dok. UNFLOR)
Aksi kemanusiaan ini bawah kepemimpinan Rektor Universitas Flores (UNFLOR) : Dr. Willybrordus Lanamana, S.E., M.M.A, serta didukung oleh Yayasan Perguruan Tinggi Flores (YAPERTIF), kekuatan para dosen dari setiap fakultas dan dibantu oleh aliansi mahasiswa universitas Flores (12/9/25)

(Foto : Dok. UNFLOR)
Rombongan peduli kasih dan rasa kemanusiaan dibagi dalam beberapa regu pendamping tim yang dipimpin oleh Dekan FST Ir. Marselinus Y. Nisanson, S.T., M.T., IPM. dan Yulius Laga, S.E., M.Ec.Dev, Veronika Miana Raja, S.T, M.T., Agustinus J.P. Ana Saga, S.P., M.P., Donatus Rendo, S.Si., M.Sc. Kasih kemanusiaan berlangsung selama tiga (3) hari yakni Jumat s.d. Minggu (12-14/9/25).
Dalam aksinya, Universitas Flores (UNFLOR) membawa dan memberikan sejumlah bantuan kepada warga korban banjir bandang seperti ; akses jaringan internet starlink, peralatan dapur umum, sembako dan non-sembako. (Red.)


Komentar