GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Mendes Yandri Siap Kolaborasi dengan DPD Sukseskan Green Villages

Mendes Yandri Siap Kolaborasi dengan DPD Sukseskan Green Villages

Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal
Republik Indonesia

JAKARTA : PELITADESANTT.COMMenteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susansto bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menemui Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Pertemuan ini membahas soal tindak lanjut Lomba Green Villages Tingkat Nasional yang diungkapkan Ketua DPD saat menghadiri Hari Desa Nasional 2026.

Ketua DPD Sultan Baktiar mengatakan, lembaga yang dipimpinnya mengusung Green Democracy.

Tema ini kemudian diimplementasikan ke Green Parliament yaitu DPD menjadi lembaga yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Melihat momentum, Ketua DPD kemudian mengusulkan untuk diadakan Green Villages yang sesuai dengan nomenklatur DPD dengan menghadirkan desa-desa yang menjaga ekologi dan ekosistem, termasuk isu lingkungan seperti Perubahan Iklim.

Lepas Peserta Kukerta UPG 1945 NTT, Gubernur Melki Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di NTT

“Kami kolaborasi dengan Kemendes karena leading sector terkait desa,” kata Ketua DPD.

Mendes Yandri menyambut baik ide Green Villages yang digagas oleh Ketua DPD.

“Kolaborasi ini sangat menguntungkan desa-desa dan menjawab sejumlah tantangan,” kata Mendes Yandri.

Kemendes PDT bakal segera menindaklanjuti dengan salah satunya menyurati Para Kepala Desa.

Kemendes juga bakal segera detailkan dengan membuat petunjuk teknis agar bisa diaplikasikan di lapangan.

Jelajahi Flores, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Tebar Inspirasi lewat “Kemah Kerja Berdampak”

Kemendes juga punya program senada yaitu Desa Tematik, Desa Wisata dan Desa Ekspor.

“Program ini bungkus besarnya adalah Green Villages,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga sempat ungkapkan isu yang lain yaitu Desa dalam Kawasan Hutan sebagai tindaklanjut rapat perdana dengan Pansus Reforma Agraria yang dibentuk DPR.

“Ada ribuan desa dalam kawasan hutan dan bahkan ada yang 100 persen berada dalam kawasan hutan,” kata Mendes Yandri.

Hal ini menimbulkan masalah yang banyak, maka perlu ditemukan solusi konkrit dengan memohon dukungan dari DPD.

Bupati Lembata Tegaskan Tidak Tolerir Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Desa Atuwalupang, Polsek Buyasuri Palang Lokasi

“Hingga nanti desa-desa dalam kawasan hutan ini bisa membangun, tidak kriminalisasi dan sebagainya. Negara harus hadir agar warga di desa bisa tenang,” kata Mendes Yandri.

Ketua DPD didampingi Ketua Komite II Badikenita Beru Sitepu, Ketua Komite III Filep Wamafma, Ketua Komite IV Ahmad Nawardi dan Sekjen DPD Mohammad Iqbal.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Staf Khusus M Khoirul Huda, Staf Ahli Menteri Sugito dan Bito Wikantosa.

Foto: Wening/Kemendes PDT
Teks: Firman/Kemendes PDT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *