Perkuat Solidaritas Kampus, UKM Kerohanian Islam Undana Gelar Kurban Perdana
KUPANG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian Islam Universitas Nusa Cendana (Undana) menorehkan momen penting dengan menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban untuk pertama kalinya. Kegiatan bertajuk “Undana Berkurban” ini berlangsung khidmat di lingkungan kampus pada Sabtu (30/5/2026), sebagai wujud nyata kepedulian sosial dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Aksi religi ini mendapat dukungan penuh dari jajaran rektorat, dosen, hingga lembaga sosial. Sebanyak sembilan ekor sapi dan dua ekor kambing berhasil dihimpun, di mana salah satu hewan kurban merupakan sumbangan langsung dari Rektor Undana sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif mahasiswa.

Pembentukan Karakter dan Moderasi Beragama
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa aktivitas organisasi seperti ini merupakan bagian krusial dalam pembentukan karakter mahasiswa. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak boleh hanya terpaku pada aspek akademik, tetapi juga harus menyentuh nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.
“Keberagaman di kampus adalah kekuatan. Kegiatan kurban ini mengajarkan nilai keikhlasan dan pengorbanan yang menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika tanpa memandang latar belakang agama. Ini adalah ruang untuk merawat persaudaraan di lingkungan kampus,” ujar Prof. Jefri.

Ketua UKM Kerohanian Islam Undana, Susi S. Qodratillah, menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya program perdana ini setelah kepengurusannya dilantik. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak langsung bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Distribusi Tepat Sasaran dan Inovasi Ketahanan Pangan
Panitia menargetkan distribusi antara 400 hingga 500 paket daging kurban. Prioritas penerima manfaat meliputi petugas keamanan kampus, tenaga kebersihan, pengemudi, mahasiswa, serta kelompok masyarakat rentan. Pada tahap awal, sebanyak 165 paket telah disalurkan secara langsung.
Menariknya, pelaksanaan kurban kali ini mulai mengadopsi konsep ramah lingkungan dengan meminimalkan penggunaan plastik. Direktur Pascasarjana Undana, Dr. Hamza H. Wulakada, M.Si., menambahkan bahwa ke depan Undana berencana mengembangkan tata kelola kurban yang lebih modern.

“Kami memiliki SDM dan teknologi untuk mengolah daging kurban menjadi produk kalengan. Tujuannya agar masa simpan lebih lama sehingga manfaatnya dapat menjangkau wilayah terpencil di NTT dalam jangka waktu berbulan-bulan, sekaligus mendukung program pencegahan stunting,” jelas Dr. Hamza.
Manifestasi Kampus yang Berdampak
Urgensi dari kegiatan “Undana Berkurban” ini adalah penegasan posisi Undana sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka terhadap isu sosial di sekitarnya. Dengan mengintegrasikan nilai ibadah dan teknologi pengolahan pangan, Undana berupaya menciptakan ekosistem kampus yang inklusif dan solutif.


Keberhasilan kurban perdana ini diharapkan menjadi agenda tahunan tetap. Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan donatur dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam membangun Universitas Nusa Cendana yang berdampak nyata bagi masyarakat luas. (Alk)
Editor : Ollien Manggol – Foto : Jeje Parera



Komentar