Cetak Kader Konservasi, MAPALA Undana Buka Rekrutmen DIKLATSAR VII
KUPANG – Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Nusa Cendana (MAPALA Undana) resmi memulai tahapan rekrutmen anggota baru melalui Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) VII periode 2026/2027. Proses penjaringan ini diawali dengan koordinasi publikasi bersama bagian Humas Undana pada Senin (25/5/2026) guna menjaring minat mahasiswa lintas fakultas.
Kegiatan rutin tahunan ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa yang disiplin, mandiri, serta memiliki solidaritas tinggi, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.
Eksplorasi Empat Divisi Keahlian
Panitia pelaksana DIKLATSAR VII, Andre William Lun, menjelaskan bahwa MAPALA Undana menawarkan kurikulum pendidikan lapangan yang komprehensif melalui empat divisi utama. Keempat divisi tersebut adalah Rimba Gunung, Diving dan Snorkeling, Rock Climbing, serta Konservasi Lingkungan Hidup.

“Kami membuka kesempatan bagi mahasiswa, khususnya semester dua, untuk mengembangkan kemampuan di alam bebas. Setiap divisi memiliki fokus pembelajaran berbeda, mulai dari teknik bertahan hidup di pegunungan, penyelaman, hingga panjat tebing menggunakan alat keselamatan standar,” ujar mahasiswa Program Studi Kehutanan tersebut.
Khusus pada Divisi Konservasi Lingkungan Hidup, para anggota dibekali kemampuan melakukan penelitian sederhana terkait flora dan fauna, seperti pengamatan amfibi dan reptil. Hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki dasar keilmuan yang kuat dalam menjaga ekosistem alam.
Membangun Jiwa Petualang yang Berdampak
Panitia lainnya, Salsabila Fitrah, menambahkan bahwa minat mahasiswa terhadap kegiatan alam terbuka terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Saat ini, terdapat sekitar 19 anggota aktif dari angkatan sebelumnya yang tengah menjalankan roda organisasi dan kaderisasi.

Menurut Salsabila, luaran positif dari keikutsertaan mahasiswa dalam MAPALA adalah perolehan pengalaman lapangan yang tidak didapatkan di ruang kelas formal. Karena anggota berasal dari berbagai program studi, organisasi ini menjadi titik temu kolaborasi multidisiplin dalam memandang isu-isu lingkungan.
Urgensi Kaderisasi Pecinta Alam
DIKLATSAR VII bukan sekadar ajang rekrutmen fisik, melainkan langkah strategis universitas dalam menciptakan agen konservasi di lingkungan kampus. Di tengah tantangan perubahan iklim, kehadiran organisasi seperti MAPALA Undana menjadi krusial sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan petualangan yang bertanggung jawab.
Dukungan dari pihak birokrasi kampus dalam penyebarluasan informasi ini diharapkan mampu menarik talenta muda yang tidak hanya berjiwa petualang, tetapi juga memiliki integritas dalam mengawal kelestarian alam di Nusa Tenggara Timur. (Alk)
Editor : Ollien Manggol – Foto : Jeje Parera dan Dokumentasi Humas


Komentar