GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Dahlya Reda Ola Sampaikan Hak Jawab : Klaim Media Tidak Benar, Ulasan Saya adalah Opini Pribadi

Dahlya Reda Ola Sampaikan Hak Jawab : Klaim Media Tidak Benar, Ulasan Saya adalah Opini Pribadi

Dahlya Reda Ola Sampaikan Hak Jawab : Klaim Media Tidak Benar, Ulasan Saya adalah Opini Pribadi

PELITADESANTT.COMAnggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Dahlya Reda Ola menyatakan tegas melalui Hak Jawab terkait pemberitaan  Media bahwa pihaknya menulis di Media Sosial Facebook mendukung  pemerintahan saat ini seakan menjadi bemper penguasa adalah tidak benar. Namun tulisan saya tersebut adalah opini pribadi yang  didukung data, fakta dan realitas pembangunan saat ini.

Dahlya Reda Ola menyampaikan Hak Jawab sekaligus klarifikasi pemberitaan tersebu disampaikan kepada media, Selasa, 7 April 2026 dalam percapakan Telepon dan Rilis . Pihaknya menegaskan, t”ulisan saya di Facebook mengenai kritik terhadap pemerintah adalah pendapat pribadi sebagai warga negara dan bukan buzzer pihak manapun”

HAK JAWAB DAHLYA REDA OLA SECARA LENGKAP SEBAGAI BERIKUT :

Saya menyampaikan Hak Jawab ini untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang tidak akurat dan cenderung menyesatkan publik terkait diri saya.

Lepas Peserta Kukerta UPG 1945 NTT, Gubernur Melki Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di NTT

1. Terkait Tuduhan Tidak Netral / “Bemper Penguasa”
Tulisan saya di media sosial merupakan opini pribadi sebagai warga negara, yang disampaikan berdasarkan data, fakta, dan realitas yang saya lihat.
Opini tersebut tidak mewakili institusi dan tidak dapat serta-merta ditafsirkan sebagai bentuk ketidaknetralan sebagaimana yang diberitakan.

2. Terkait Tuduhan Aktif Bermain Media Sosial Saat Jam Kerja
Pemberitaan yang menyebut saya aktif bermain media sosial pada jam kerja tidak disertai bukti yang jelas dan tidak pernah dikonfirmasi kepada saya. Oleh karena itu, klaim tersebut bersifat sepihak dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

3. Terkait Klaim Media Telah Melakukan Konfirmasi
Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah dihubungi oleh pihak media sebagaimana yang diklaim dalam pemberitaan tersebut.
Pernyataan bahwa telah dilakukan upaya konfirmasi merupakan informasi yang tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.

4. Terkait Opini dan Tanggapan Netizen
Pemberitaan yang mengutip opini dari akun anonim tanpa verifikasi yang memadai tidak dapat dijadikan dasar untuk membentuk kesimpulan terhadap pribadi saya.
Media seharusnya menjaga profesionalisme dengan memastikan setiap informasi yang disampaikan telah diverifikasi secara berimbang.

5. Terkait Dugaan Pelanggaran dan Rencana Pelaporan
Saya menghormati setiap hak warga negara untuk menyampaikan laporan. Namun demikian, saya juga menegaskan bahwa setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta dan dapat dibuktikan secara hukum.
Saya terbuka terhadap proses hukum apabila diperlukan, sebagai bentuk komitmen terhadap kebenaran.

Jelajahi Flores, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Tebar Inspirasi lewat “Kemah Kerja Berdampak”

6. Penegasan
Saya mengingatkan bahwa verifikasi adalah prinsip utama dalam jurnalisme.
Pemberitaan yang tidak melalui proses konfirmasi yang benar tidak hanya merugikan pihak yang diberitakan, tetapi juga merusak kredibilitas media itu sendiri.
Saya berharap Hak Jawab ini dapat dipublikasikan sebagaimana mestinya agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, objektif, dan tidak menyesatkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *