GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Dongkrak Inovasi Daerah, Undana Raih Pendanaan Nasional 2026 untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dongkrak Inovasi Daerah, Undana Raih Pendanaan Nasional 2026 untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dongkrak Inovasi Daerah, Undana Raih Pendanaan Nasional 2026 untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

KUPANG, NTT – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam kancah riset nasional. Berdasarkan data terbaru dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) BIMA, sejumlah proposal dosen Undana berhasil lolos seleksi untuk menerima pendanaan tahun anggaran 2026.

Pendanaan ini mencakup berbagai kategori strategis, mulai dari Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), hingga Riset Konsorsium Unggulan Berdampak.

Prestasi ini menegaskan posisi Undana sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Fokus pada Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Lepas Peserta Kukerta UPG 1945 NTT, Gubernur Melki Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di NTT

Dalam kategori Pengabdian kepada Masyarakat, proposal yang lolos menunjukkan fokus yang kuat pada penguatan ekonomi lokal dan teknologi tepat guna. Beberapa judul unggulan yang didanai antara lain:

Riset Fundamental dan Strategis

Di sektor Penelitian, Undana berhasil meloloskan berbagai skema, mulai dari Penelitian Dosen Pemula hingga Penelitian Fundamental Reguler dan Tesis Magister.

Riset-riset tersebut mencakup isu-isu krusial seperti:

Dorongan Riset yang Inklusif

Jelajahi Flores, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Tebar Inspirasi lewat “Kemah Kerja Berdampak”

Menanggapi sebaran data tersebut, Kepala LP2M Undana, Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., menilai bahwa diversifikasi bidang ilmu yang lolos menunjukkan bahwa iklim riset di Undana semakin inklusif.

“Kami sangat bangga melihat keterwakilan berbagai prodi dalam daftar penerima pendanaan tahun ini. Hal ini membuktikan bahwa semangat meneliti dan mengabdi telah mengakar di seluruh fakultas, mulai dari fakultas eksakta hingga sosial-humaniora,” ujar Prof. Yosep.

Ia menambahkan bahwa dominasi bidang Pertanian dan Peternakan selaras dengan visi Undana untuk menjadi pusat keunggulan riset di wilayah lahan kering kepulauan, namun kehadiran riset di bidang Teknik, Kesehatan, dan Ekonomi Bisnis memberikan warna baru bagi hilirisasi inovasi yang lebih komprehensif di NTT.

Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB)

Salah satu pencapaian prestisius adalah lolosnya proposal dalam skema Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak.

Bupati Lembata Tegaskan Tidak Tolerir Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Desa Atuwalupang, Polsek Buyasuri Palang Lokasi

Prof.Dr.rer.nat. Antonius R B Ola, S.Si, M.Sc memimpin riset berjudul “BIO-KOJI NUSANTARA: Pengembangan Asam Kojat dari Aspergillus flavus non-alfatoksigenik indigen Timor sebagai Bio-Preservatif Unggulan Industri Krustasea Nasional”. Proyek ini menerima pendanaan signifikan sebesar Rp. 551.569.000 untuk tahun pelaksanaan 2026.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh civitas akademika Undana untuk terus berinovasi dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Ing)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *