TIMOR RAYA, KEL. KELAPA LIMA, KEC. KELAPA LIMA, KOTA KUPANG
KUPANG – Pada hari Minggu tanggal 21 September 2035, sekitar pukul 14.00 Wita, bertempat di Jl. Timor Raya, RT 001 RW 001, Kel. Kelapa Lima, Kec. Kelapa Lima Kota Kupang telah ditemukan mayat bayi laki – laki yang diterbungkus kain batik didalam kantung plastik merah yang dibuang didalam bak sampah
*Berdasarkan keterangan saksi An. Anis Nahak, Lk, 54 tahun, Katholik, Swasta, Malaka, Alamat Jl. Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang sbb : Sekitar pukul 14.00 Wita, saksi mendatangi bak sampah untuk mencari makanan sisa untuk ternak dan pada saat membongkar tumpukan sampah, saksi mengangkat sebuah kantung plastik merah yang berat dan didalamnya terdapat sesuatu benda yang terbungkus kain batik.
Saksi kemudian membuka kain tersebut dan menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki – laki yang wajahnya terbungkus celana kuning yang diikat dengan tali sepatu warna abu-abu, dan tubuh masih terlilit tali pusar dan terdapat satu lembar Uang kertas pecahan Rp. 2000 yang dijepit diketiak sebelah kiri selanjutnya saksi menyampaikan kejadian tersebut kepada warga yang ada di sekitar TKP.
Pada waktu yang bersamaan ketika Anggota Piket Polsek Kota Lama melintas di TKP menuju ke Oesapa, selanjutnya saksi menahan mobil patroli dan memberitahukan perihal penemuan mayat bayi tersebut, selanjutnya Anggota Piket Polsek Kota Lama yang dipimpin oleh Panit Sabhara Aiptu Adi Harun langsung mengamankan TKP.
Pada Pukul 14. 40 Wita, tim Inavis Sat Reskrim Polresta Kupang Kota tiba, dan melakukan olah TKP selanjutnya Tim Medis Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly Polda NTT yang dipimpin oleh Aipda Robert Tangi tiba di TKP dan melakukan evakuasi jenasah bayi ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly.
Saksi yang bekerja sebagai tukang tambal ban yang bersebelahan jalan dengan lokasi bak sampah tersebut bahwa sekitar pukul 12.30 S/d pukul 13.00 Wita, saksi melihat empat unit kendaraan bermotor yang datang dari arah timur yang silih berganti mendatangi lokasi tersebut untuk membuang sampah namun saksi tidak melihat secara pasti kantung plastik yang dibawa kemudian setelah selesai melakukan aktivitas tambal ban selanjutnya saksi mendatangi bak sampah untuk mencari makanan sisa untuk ternak.
Sekitar pukul 08.00 Wita, saksi masih mendatangi lokasi bak sampah untuk mencari makanan sisa untuk ternak namun tidak menemukan jenasah bayi tersebut.
Saat ini jenasah bayi sudah berada ruang pemulasaraan jenasah Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Uly untuk tindakan medis lebih lanjut.


Komentar