Pionir di NTT, Undana Dukung Ekosistem Inovasi dalam Filosi Robotic Competition 2026
KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta teknologi muda di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini diwujudkan melalui peran aktif Undana sebagai mitra strategis dalam ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 yang berlangsung di Aula BPVP Kupang, 20-22 Mei 2026.
Kompetisi robotik perdana di wilayah NTT ini diselenggarakan oleh Logosi Institute bekerja sama dengan SATPEL PVP Kupang. Selain menyediakan dukungan akademis melalui lokakarya (workshop), Undana juga mengerahkan belasan pakar teknologi sebagai dewan juri untuk memastikan standar penilaian yang objektif dan profesional.
Menjaring Inovasi dari Generasi Alfa hingga Mahasiswa
Ketua Panitia, Yoseph D’Timor Manbait, menjelaskan bahwa ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi generasi muda NTT agar tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pemrograman. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang, mulai dari Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA, hingga perguruan tinggi dan kategori umum.

“Kami ingin anak-anak muda di NTT mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan menciptakan inovasi. Kehadiran Undana sebagai mitra akademis sangat krusial dalam membangun wadah edukatif sekaligus kompetitif seperti ini,” ujar Yoseph.
Minat tinggi terhadap teknologi robotik ini terbukti dengan hadirnya peserta lintas daerah, termasuk tim dari Universitas Teknologi Sumbawa, Politeknik Negeri Ben Mboi, dan Universitas Pertahanan.
Keterlibatan Belasan Akademisi Undana
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kualitas kompetisi, Undana mengutus belasan dosen dari Program Studi Pendidikan Teknik Elektro (FKIP) serta Fakultas Sains dan Teknik (FST). Para akademisi yang bertugas sebagai dewan juri tersebut antara lain:
- Bidang Pendidikan Teknik Elektro: Risal Mantofani Arpin, M.Pd., Nur Hijriah Zubaedah Narang, M.T., Tirsa J. Saruan, M.Pd., Fransiskus F. Goe Ray, M.Si., dan Abdi K. Radja, M.T.
- Bidang Sains dan Teknik: Louis F. Boesday, M.T., Dr. Godlief Erwin Semuel Mige, M.T., Sammy Doo, M.T., Wellem Galla, M.T., Ir. Hendrik J. Djahi, M.T., Evtaleny R. Mauboy, M.T., dan Dr. Almido H. Ginting, M.Eng.

Kehadiran para pakar ini diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif bagi para peserta dalam mengembangkan berbagai proyek, mulai dari Smart Trash Bin, Traffic Light Detector, hingga prototipe robotik mutakhir.
Membangun Ekosistem Teknologi Daerah
Selain kompetisi, ajang ini juga memamerkan hasil karya robotik mahasiswa Undana dalam sesi ekspo universitas. Momentum ini menjadi bukti bahwa alumni dan akademisi Undana memiliki peran sentral dalam memelopori inovasi teknologi di daerah.


Kolaborasi inklusif antara perguruan tinggi, komunitas, dan lembaga pemerintah ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam menciptakan ekosistem teknologi yang berkelanjutan di NTT. Dengan demikian, talenta muda daerah siap bersaing dalam skala nasional maupun internasional di bidang robotika dan pemrograman masa depan. (IyL)
Editor : Ollien Manggol – Foto : Alfanthy Oktovianus


Komentar