Sasar Pengungsi Afghanistan, Undana dan IOM Cetak Tukang Bangunan Bersertifikasi
KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) berkolaborasi dengan International Organization for Migration (IOM) untuk meluncurkan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi Infrastruktur Jabatan Kerja Tukang Bangunan. Program ini resmi dibuka di Aula Pascasarjana Undana, Senin (11/5/2026), sebagai upaya memperkuat keterampilan vokasi sekaligus membekali para imigran dengan keahlian teknis yang relevan dengan kebutuhan industri konstruksi.
Sebanyak 25 peserta asal Afghanistan tercatat mengikuti rangkaian pelatihan intensif ini. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung secara berkelanjutan mulai dari bulan Mei hingga pertengahan Juni 2026.

Metode Pelatihan: Teori hingga Praktik Lapangan
Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Dr. Ir. Denik Sri Krisnayanti, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kurikulum pelatihan dirancang dalam dua tahap utama. Tahap pertama meliputi pembelajaran di kelas (class of training) yang berfokus pada pemahaman fundamental. Tahap kedua adalah praktik lapangan langsung atau on the job training yang akan berlangsung selama satu setengah bulan, mulai 26 Mei hingga 9 Juli 2026.

“Kami tidak hanya menitikberatkan pada kemahiran teknis, tetapi juga pembentukan karakter kerja. Peserta dibekali pemahaman mengenai disiplin kerja serta standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat di lingkungan konstruksi,” ujar Prof. Denik dalam sambutannya.
Kolaborasi Internasional dan Tanggung Jawab Vokasi
Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana, Prof. Philip de Rozari, Ph.D., saat membuka kegiatan secara resmi menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyediakan pendidikan vokasi yang inklusif. Menurutnya, kerja sama internasional ini merupakan bukti nyata kontribusi Undana dalam pemberdayaan sumber daya manusia lintas negara.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Thomas Dagang, menyambut baik inisiatif ini. Kehadiran tenaga kerja konstruksi yang kompeten dinilai sangat krusial di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan Lintas Sektoral
Pembukaan pelatihan ini turut dihadiri oleh perwakilan resmi IOM serta jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknik Undana. Melalui sinergi ini, para pengungsi diharapkan mampu memiliki daya saing dan keahlian mandiri yang dapat diterapkan di lapangan kerja profesional.

Program ini mempertegas posisi Undana sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan dan pengembangan kapasitas melalui kemitraan global yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. (Nitt)
Editor : Ollien Manggol – Foto : Firahdian Zaina Rimaswara


Komentar