Uji Orisinalitas Bisnis, Mahasiswa Undana Bedah Strategi Lolos P2MW Lewat Sesi “Pitching” Ide
KUPANG, NTT – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis untuk mempertajam taji kewirausahaan mahasiswanya melalui penyelenggaraan Workshop Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. Bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat, Jumat (27/2), puluhan mahasiswa lintas fakultas ditantang untuk melakukan pitching ide bisnis secara instan guna menguji kelayakan dan dampak sosial dari usaha rintisan yang mereka bangun.

Berbeda dengan sekadar pemaparan teori, kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Wirausaha Mahasiswa: Panduan Lolos P2MW” ini menitikberatkan pada validasi model bisnis dan strategi administrasi agar proposal yang diajukan memenuhi standar ketat seleksi nasional.
Validasi Ide dan Strategi Menembus Seleksi Nasional
Sesi pagi workshop ini diisi dengan penguatan fundamental bisnis yang dipandu oleh dua pakar berpengalaman, yakni Jacob Win, Acc (Praktisi Bisnis dan Juri P2MW) serta Dr. Raya Sulistyowati, S.Pd., S.M., M.Pd. (Reviewer P2MW dan Dosen Kewirausahaan).

Jacob Win menekankan pentingnya penajaman ide dan validasi pasar sebagai langkah awal sebelum menyusun proposal. Sementara itu, Dr. Raya membedah aspek teknis administrasi dan indikator penilaian kementerian agar mahasiswa mampu menuangkan gagasan bisnis secara sistematis, realistis, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi.

Sesi “Pitching”: 120 Detik Menentukan Masa Depan Usaha
Memasuki sesi siang, suasana berubah menjadi lebih kompetitif saat setiap tim mahasiswa diwajibkan melakukan presentasi singkat (pitching) selama 2 menit di hadapan panel narasumber. Dalam waktu yang terbatas tersebut, orisinalitas, potensi keuntungan, hingga kesiapan eksekusi menjadi poin krusial yang dinilai secara langsung.

“Kegiatan ini adalah upaya nyata universitas dalam mencetak generasi muda yang memiliki mentalitas tangguh dan adaptif terhadap tantangan dunia usaha,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III), Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc. saat membuka acara. Melalui sesi ini, setiap peserta mendapatkan umpan balik (feedback) konstruktif yang dapat digunakan untuk menyempurnakan proposal usaha mereka sebelum tenggat seleksi internal.

Membangun Ekosistem Wirausaha Berbasis Potensi Lokal
Penyelenggaraan workshop ini menjadi bukti komitmen Undana dalam mendukung program unggulan kementerian guna meningkatkan jumlah rintisan usaha (startup) mahasiswa. Inovasi produk dan kemampuan manajerial ditekankan sebagai faktor penentu agar usaha yang dikembangkan tidak hanya lolos pendanaan, tetapi juga mampu berkontribusi bagi ekonomi daerah dan nasional.

Dengan bekal pelatihan intensif dan hasil validasi ide dari para juri, mahasiswa Undana kini diproyeksikan memiliki kesiapan yang lebih matang untuk bersaing di tingkat nasional, membawa gagasan inovatif yang berakar pada potensi lokal Nusa Tenggara Timur. (Ing)


Komentar