GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Uncategorized
Beranda » Berita » Sambutan Meriah Penuh Adat: Brigjen Pol Faizal Resmi Jabat Wakapolda NTT, Siap Mengabdi di Bumi Flobamorata

Sambutan Meriah Penuh Adat: Brigjen Pol Faizal Resmi Jabat Wakapolda NTT, Siap Mengabdi di Bumi Flobamorata

Sambutan Meriah Penuh Adat: Brigjen Pol Faizal Resmi Jabat Wakapolda NTT, Siap Mengabdi di Bumi Flobamorata

Kupang, NTT – Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya menyelimuti Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Mapolda NTT) saat menyambut kedatangan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTT yang baru, Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. Rangkaian upacara tradisi Pedang Pora yang sakral, pada Selasa (16/6/2026), menjadi penanda dimulainya pengabdian seorang pemimpin baru di Bumi Flobamorata.

Jenderal bintang satu kelahiran Soppeng, Sulawesi Selatan ini tiba di Mapolda NTT didampingi sang istri tercinta, Ny. Ratih Faizal. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh jajaran pejabat utama Polda NTT, personel kepolisian, serta berbagai unsur masyarakat adat yang antusias.

Prosesi penyambutan diawali dengan gestur penghormatan yang mendalam: pemberian kain adat sebagai simbol penerimaan dan bagian dari keluarga besar Polda NTT. Setelah itu, Brigjen Pol Faizal dan Ny. Ratih Faizal menerima pengalungan bunga, disusul penyerahan buket bunga oleh polisi cilik yang menambah semarak dan keceriaan suasana.

Tak hanya bernuansa institusional, penyambutan ini juga sarat dengan kekayaan nilai budaya lokal. Tradisi adat Natoni, yang dibawakan oleh tetua adat menggunakan bahasa Timor, menjadi salah satu momen paling bermakna. Melalui tuturan adat tersebut, masyarakat menyampaikan ungkapan selamat datang, doa, dan harapan agar Wakapolda NTT dapat menjalankan tugas dengan baik, membawa keamanan, kedamaian, serta kemajuan bagi seluruh masyarakat di Bumi Flobamorata.

Usai prosesi Natoni, rombongan disambut dengan tarian adat khas NTT yang memukau, menggambarkan semangat persaudaraan, penghormatan, dan kebersamaan yang kental. Iringan tarian tradisional tersebut mengantar Brigjen Pol Faizal menuju gerbang Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan yang menjadi simbol penerimaan dan penghargaan tertinggi kepada pejabat yang memasuki jabatan baru di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Inspirasi dari Pinggiran: Uskup Larantuka Berkati Kapela St. Andreas Motong, Bupati Lembata Tegaskan Komitmen Pelayanan!

Dengan langkah mantap dan penuh wibawa, Brigjen Pol Faizal bersama sang istri melangkah melewati barisan pedang yang terangkat membentuk lorong kehormatan. Momen ini secara resmi menandai dimulainya babak baru pengabdian beliau sebagai Wakapolda NTT, sebuah amanah besar yang diemban dengan harapan tinggi.

Brigjen Pol Faizal dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak pendidikan dan pengabdian yang panjang dan cemerlang. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini terus mengasah kapasitas dirinya melalui pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (2005), Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri (2010), hingga puncak pengembangan kepemimpinan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (2021).

Berbekal pengalaman pendidikan yang berkesinambungan, Brigjen Pol Faizal dikenal sebagai sosok pemimpin yang visioner, berdedikasi tinggi, serta senantiasa menjunjung nilai-nilai Presisi Polri dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Karier kepemimpinannya meliputi posisi strategis seperti Wakapolresta Sukabumi (2008), Kasatlantas Polrestabes Semarang (2012), Kapolres Kebumen (2013), Kapolres Klaten (2015), Dirlantas Polda Sulawesi Tenggara (2020), hingga Dirgakkum Korlantas Polri (2025).

Kini, tongkat estafet pengabdian membawanya ke Nusa Tenggara Timur. Kehadiran Brigjen Pol Faizal diharapkan mampu memperkuat sinergi kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, serta mendukung berbagai program keamanan dan ketertiban di wilayah yang kaya akan keberagaman budaya dan keindahan alamnya ini.

Di balik perjalanan pengabdian yang panjang, Brigjen Pol Faizal senantiasa mendapat dukungan penuh dari sang istri, Ny. Ratih Faizal, serta ketiga buah hati mereka yang menjadi sumber semangat dan inspirasi. Penyambutan melalui tradisi Pedang Pora dan adat Natoni bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi penghormatan, harapan, dan kepercayaan yang diberikan kepada Brigjen Pol Faizal untuk mengemban tugas sebagai Wakapolda NTT. Dengan pengalaman dan dukungan penuh, kehadiran beliau diharapkan membawa semangat baru dalam mewujudkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan dekat dengan masyarakat di Bumi Flobamorata.

Revolusi Kampus Undana: Larangan Total Rokok, Alkohol, Narkoba, Sanksi Tegas Menanti Pelanggar!

Sumber : Humas Polda NTT – Editor : Redaksi PelitadesaNTT.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *